Kreatifitas Memberatas Kemiskinan

Pada dasarnya manusia dikehedaki oleh suatu cita-cita atau keinginan tentang segala sesuatu hal yang baik dikemudian hari. Apa yang dia direncana sedemikian rupa,dia perjuangkan mati-matian untuk mewujudkannya, entah apapun hasilnya setidaknya telah melakukan hal yang terbaik untuk mewujudkan asanya itu. Setidaknya kita telah ikhtiar dan hasilnya, biarkan kita serahkan segala keputusan kepada sang pencipta alam dan manusia ALLAH SWT.

Begitupun dengan saya seorang lelaki yang mempunyai cita-cita besar untuk mengubah kehidupan keluarga menjadi lebih baik dan bisa berkontribusi banyak untuk negeri kita tercinta yakni Indonesia. Saya Muhammad Abdur Rojak anak yang Ke 2 dari pasangan rijaludin dan Neni Nuraeni, mereka dikaruniai 4 orang anak yang salah satu diantara mereka adalah saya sebagai anak laki-laki satu-satunya diantara saudara perempuan saya.

Keluarga kami tinggal dikabupaten Garut provinsi Jawa Barat, kabupaten yang indah dengan segala panorama alam, kebudayaan yang kaya, dan sumber alam melipah ruah. Mata pencaharian disini sebagian besar adalah petani, begitupun dengan bapak saya. Pekerjaaan ini ia lakukan setelah ia pensiun dari pekerjaan lamanya, meski ia sudah menua, beliau masih giat berkerja menghidupi keluarga kecilnya dan demi asa anak mereka. Cita-cita saya sebagai anak laki laki dikeluarga ini satu-satunya harus melebihi saudari perempuan saya. Bukan dalam artian mengdiskreditkan kecil mereka sebagai perempuan dengan asanya masing-masing, tapi seorang lelaki adalah calon pemimpin baik itu dikeluarga kecilnya atau disebuah bidang pekerjaan. Ia harus bisa melindungi dan memecahkan setiap permasalah yang ia hadapi, dengan pemikiran yang jernih sampai pada tujuan akhir setiap cita-cita.

Kegitan saya selama sehari hari selain belajar sebagai mahasiswa PNJ yang mengambil program studi Desain Grafis. Saya aktif sebagai anggota himpunan mahasisiwa teknik grafika dan penerbitan di politeknik negeri Jakarta. Kegiatan ini juga untuk mencari kawan baru yang dapat menebar manfaat untuk umat manusia, dan bermacam kegiatan lainnya di internal kampus maupun luar kampus, untuk meningkatkan pengembangan diri dan pengembangan rohani dengan liqo.

Sebagai pemuda yang ingin turut serta dalam pembangungan bangsanya, dan mulai resah terhadap situasi bumi pertiwi.yang menyadarkan saya bahwa banyak permasalahan di Indonesia  terutama masalah kemiskinan menurut data www.bps.go.id angka kemiskinan pada bulan maret 2017 mencapai 27,77 juta jiwa( 10,64). Selama periode September 2016–Maret 2017, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan naik sebanyak 188,19 ribu orang (dari 10,49 juta orang pada September 2016 menjadi 10,67 juta orang pada Maret 2017). Sementara, di daerah perdesaan turun sebanyak 181,29 ribu orang (dari 17,28 juta orang pada September 2016 menjadi 17,10 juta orang pada Maret 2017). Peran komuditi makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dari pada komuditi bukan makanan ( perumahan, kesehatan, pendidikan, dan sandang ).

Melihat dari data tersebut, membulatkan tekad saya untuk turut ikut serta dalam upaya mensejahterakan masyarakat Indonesia dan mengamalkan sila ke 5 “ keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Pengembangan masyarakat prasejahtera yang berbasis kewirausahaan dan pengembangan diri secara rohani, pengembangan wirausaha membuat keluarga miskin menjadi lebih mandiri dan pengenmbangan rohani akan membuat ketemtraman dalam kehidupan dan bisa melahirakan dan menularkan kebaikan, sehingga amalan kan terus tersambung tanpa terputus. Itulah yang ingin saya wujudkan dalam jangka panjang ini.

Untuk mencapai tujuan tersebut, pasti dibutuhkan jangka waktu yang panjang dan sistem yang berjengjang untuk mengatsi kemiskinan yang ada kini. Dan keahliaan saya sebagai Desain Grafis,  setidaknya dapat membantu dalam peningkatan kesejahteraan untuk warga yang kurang mampu.mulai dari proses awal sampai dengan akhir.

Proses yang pertama ialah dengan kewirausahaan, yakni kita harus mengenalkan dan melatih keterampilan warga sesuai dengan bidang keahlian yang mereka sukai. Menjadikan mereka UKM yang mempunyai kualitas diproduk yang baik dan mampu bersaing dipasaran. Produk yang baik juga tidak cukup, apabila tidak dikemas dengan kemasan yang baik dan tidak mempunyai desain kemasan  yang menarik perhatian dari setiap konsumen. Karena hal yang pertama dilihat suatu produk ialah kemasan barulah isi didalamnya. Disinilah peranan Desain Grafis bekerja dengan cara membranding dan membuat kemasan yang baik yang mampu meningkatkan harga jual dari produk yang dihasilkan. Mengajak juga teman teman lain melalui dengan membentuk suatu wadah organisasi yang menaungi para desainer grafis muslim untuk membantu keluarga prasejahtera melalui karya desain grafis yang kreatif, membangun UKM yang berkemandirian dan berkemajuan untuk memberantas kemiskinan yang ada ditengah tengah masyarakat.

Lalu meningkatkan juga kerohanian mereka dengan mendekatkan mereka dengan majelis majelis ilmu, memjadikan mereka muslim yang yang taat dan berkemauan, jangan sampai permasalahan ekomoni yang melilit dalam kehidupan mereka menjaukan mereka dari ALLAH SWT. Dengan membuat kajian ilmu pada saat pembibingan kewirausahan mereka, selain membina dari segi pengetahuan kewirausahaan dan mendapatkan juga ilmu agama. Dengan tema kajian yang sangat dekat dengan realita kehidupan mereka sehari hari, agar menambah keimanan, ketaqwaan dan meningkatkan rasa syukur mereka atas kehidupan yang mereka miliki. Sampai akhirnya mereka dapat membina UKM lainnya, memperluas jaringan kebaikan antara umat manusia, membangun kemandirian lain sampai akhirnya permasalahan kemiskinan dapat terurai.

Melalui wadah organisasi ini setidaknya dapat mengatasi sedikit permasalahan tentang kemiskinan, sehingga kelangsungan kehidupan meraka dapat berjalan sebagai mana semestinya, sampai anak anak mereka dapat bersekolah, sampai dengan cita-cita yang ingin mereka capai dapat terwujud dan dapat membantu orang lain juga. Karena saya percaya apabila kita menanam benih kebaikan akan berbuah kebaikan pula, sampai terlahir kembali bibit generasi yang unggul yang mungkin lebih mampu menggurai permasalahan dibumi pertiwi, bukan hanya tentang kemiskinan yang ada di Indonesia.

Saya sadar bahwa Negara Indonesia adalah Negara yang besar dengan bermacan kekayaan didalamnya dan juga banyak permasalahan didalamnya. Melalui kemandirian yang berdasarkan industry kreatif dan membangun UKM, kita dapat memperbaiki sedikit dari permasalahan yang ada, seperti kemiskinan ini. Namun kita tanamkan ilmu agama juga agar selalu mensyukuri apapun yang terjadi dalam kehidupan. Semakin kita mensyukuri nikmat yang telah ALLAH SWT berikan semakin besar pula ia memberi kesejahteraan untuk seluruh rakyat Indonesia.  

Sumber : https://www.bps.go.id/index.php/brs/1379

Komentar